Oleh: asiaexc10dewirusiana | April 16, 2010

Reporter: Meliput Berita Hingga Siap Siar

            Reporter harus dapat mengumpulkan informasi atau data awal sebanyak-banyaknya tentang berita yang akan diliputnya nanti. Seorang reporter harus mendapatkan data terinci yang cukup agar dapat  menuliskan laporannya secara padat, singkat dan akurat. Dalam hal ini, reporter jangan menggantungkan pada satu sumber informasi saja. Informasi dapat diperoleh melalui laporan TV lain, radio humas dan lain-lain.

            Sebelum turun ke lapangan, terlebih dahulu lakukan persiapan-persiapan, terutama agar dalam pelaksanaan liputan berita dapar berjalan lancar, terutama berhasil memperoleh berita. Dalam proses persiapan liputan, masing-masing media massa memiliki perbedaan, meskipun secara prinsip mempunyai persamaan. Berikut beberapa persiapan yang harus dilakukan reporter atau tim liputan ke lokasi kejadian:

1.      Reporter melakukan kontak dengan berbagai pihak tentang kemungkinan adanya peristiwa atau masalah yang layak diliput.

2.      Reporter mencatat peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada hari itu

3.      Reporter menentukan peristiwa yang mana yang diliput

4.      Reporter melakukan koordinasi dengan koordinator liputan atau penanggung jawab liputan berita

5.      Reporter melakukan koordinasi dengan juru kamera dan pengemudi

6.      Reporter mengecek kesiapan juru kamer terkait peralatan yang akan digunakan, seperti kamera, kaset, baterai kamera, mic dan kelengkapannya, tripit apabila diperlukan, peralatan lighting jika diperlukan dan lain-lain.

7.      Reporter menyiapkan data awal terkait peristiwa yang akan diliput.

8.      Reporter menyusun konsep pertanyaan-pertanyaan

9.      Reporter mempersiapkan biaya secukupnya

10.  Apabila persiapan sudah cukup, segeralah berangkat menuju lokasi kejadian atau peristiwa.

Selanjutnya, ketika tiba di lapangan atau lokasi kejadian, reporter atau tim liputan langsung merekam gambar dan keterangan atau pernyataan orang-orang yang terkait dengan obyek liputan. Beberapa hal yang harus dilakukan antara lain:

1.      Reporter bersama juru kamera mendatangi lokasi kejadian atau peristiwa

2.      Setiba di lapangan juru kamera segera merekam gambar

3.      Apabila dianggap perlu, juru kamera merekam gambar dengan menggunakan tripot

4.      Reporter mengumpulkan data dan informasi sebanyak-banyaknya terkait peristiwa atau kejadian

5.      Reporter minta juru kamera untuk segera merekam wawancara dengan berbagai pihak terkait di lapangan, seperti saksi mata atau pihak-pihak lain yang terkait

6.      Apabila dianggap perlum reporter dapat melaporkan dari lapangan dengan cara memilih salah satu bentuk penyajian dari sistem ROSS, misalnya reporter on screen.

7.      Apabila diperlukan dilakukan wawancara dengan pihak-pihak terkait diluar lapangan, misalnya dalam kasus kecelakaan lalu lintas dilakukan wawancara dengan Kasatlantas, Kepala Dinas LLAJ, pemimpin rumah sakit, kepala asuransi, orang tua korban, atau dengan korban sendiri di rumah sakit (bila memungkinkan), dan pihak-pihak lainnya.

8.      Apabila gambar dan data sudah cukup segera kembali ke kantor untuk proses selanjutnya.

9.      Setiba di kantor, apabila masih merasa kekurangan gambar dapat mengambil gambar tambahan dari dokumentasi.

10.  Setelah semua gambar cukup, tahap selanjutnya reporter bersama juru kamera dan editor gambar-suara mengecek hasil liputan.

11.  Berdasarkan data dan gambar yang sudah direkam, reporter kemudian membuat naskah berita.

            Setelah naskah berita siap, maka laporan dapat disampaikan kepada khalayak. Berikut contoh liputan di lokasi kejadian dengan sejumlah wawancara pada pihak-pihak yang terkait.

Daftar Pustaka:

Jurnalistik Televisi, Menjadi Reporter Profesional, Deddy ISkandar Muda, PT Remaja Rosdakarya Bandung, 2003

To be A Journalist, Menjadi Jurnalis TV, Radio dan Surat Kabar yang Profesional, Joni Yosef, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: