Oleh: asiaexc10dewirusiana | Juli 13, 2010

Format Berita TV (4-End)

I. Live by Phone
Live by phone adalah format berita TV yang disiarkan secara langsung dari tempat peristiwa dengan menggunakan telepon ke studio. Lead in berita dibacakan penyar kemudian memanggil reporter untuk menyampaikan laporannya.
Format berita ini dapat disajikan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Memiliki nilai berita yang harus segera disiarkan
2. Tidak mungkin siaran langsung dengan pertimbangan teknis
3. Gambar belum tersedia atau sudah dikirim melalui video streaming, Telkom atau Indosat
4. Wajah reporter dimunculkan dalam grafis supaya pemirsa mengetahuinya.
5. Pada saat melaporkan dapat diinsert dengan gambar atau sama sekali hanya gambar grafis karena gambar sesungguhnya belum tersedia
6. Durasi 40-60 detik.

Berikut contoh beritanya:

J. Phone Record
Phone record adalah format berita TV yang direkam secara langsung dari tempat reporter meliput, tetapi penyiarannya dilakukan secara tunda. Hampir sama dengan live by phone. Hal yang membedakan hanya soal teknis penyiarannya yang dilakukan secara tunda. Format ini jarang digunakan. Format ini hanya digunakan bila sebelumnya kita sudah memperkirakan akan ada gangguan teknis pada saat dilaporkan secara langsung.
Format berita ini dapat disajikan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Memiliki nilai berita
2. Tidak mungkin disiarkan langsung melalui telepon karena ada pertimbangan teknis
3. Gambar belum tersedia atau sudah dikirim melalui video streaming, Telkom atau Indosat
4. Wajah reporter dimunculkan dalam grafis supaya pemirsa mengetahuinya.
5. Pada saat melaporkan dapat diinsert dengan gambar atau sama sekali hanya gambar grafis karena gambar sesungguhnya belum tersedia
6. Durasi 40-60 detik.

K. Visual News
Visual news adalah format berita TV yang hanya menyajikan (rolling) gambar-gambar menarik dan dramatis. Penyiar cukup mengantarkan lead in, kemudian VTR man segera memutar video gambar yang disiapkan redaksi.
Format ini dapat dibuat dengan pertimbangan sebagai berikut:
1. Gambar menarik, dramatis, dan jika dirangkai dapat bercerita secara kronologis
2. Gambar atmosphere sound, seperti dialog-dialog orang dalam sebuah kasus, jeritan manusia, dan pertengkaran-pertengkaran dalam sebuah konflik
3. Disajikan untuk melengkapi berita-berita lainnya yang sejenis
4. Durasi bisa mencapai tiga menit atau sesuai kebutuhan. Ini sangat tergantung pada menarik dan dramatisnya gambar yang tersedia.

Daftar Pustaka:
Drs. Arifin S. Harahap. Jurnalistis Televisi, Teknik Memburu dan Menulis Berita. PT. Indeks. Jakarta. 2007.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: